TUBUH PEREMPUAN DAN PROSES GROOMING DALAM NARASI TAMAR

Pembacaan atas Narasi Tamar dalam 2 Samuel 13:1-22 Menggunakan Perspektif Feminis

Penulis

  • Apria Yemima Epipani Gereja Kalimantan Evangelis Author

Kata Kunci:

Tamar, Pelecehan pada Anak, Kekerasan Seksual, Hermeneutika Feminis, Pembacaan Berbasis Trauma, Kekerasan Berbasis Gender

Abstrak

Kekerasan seksual terhadap perempuan dan anaknya, khususnya melalui praktik child grooming, sering terjadi melalui manipulasi, relasi kuasa yang timpang, dan kontrol emosional, bukan semata-mata melalui paksaan fisik secara langsung. Artikel ini mengangkat persoalan bagaimana narasi-narasi kekerasan seksual dalam Alkitab, terutama kisah Tamar dalam 2 Samuel 13, kerap dibungkam sehingga pola-pola kekerasan yang masih relevan pada masa kini menjadi terabaikan. Tujuan penelitian ini adalah membaca ulang narasi Tamar sebagai bentuk kekerasan berbasis gender yang mencerminkan karakteristik child grooming. Penelitian ini menggunakan analisis tekstual kualitatif dengan pendekatan pembacaan berbasis trauma dan hermeneutika feminis untuk mengkaji relasi kuasa, manipulasi, serta pembungkaman korban dalam teks. Tesis artikel ini berargumen bahwa penderitaan Tamar bukanlah akibat dari tindakan yang terjadi secara tiba-tiba, melainkan merupakan hasil dari proses manipulasi relasional yang berlangsung bertahap, keterlibatan struktur sosial yang memungkinkan kekerasan, serta kegagalan otoritas dalam menegakkan keadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan larangan atau hukum mengenai insens dan kekerasan seksual justru menegaskan keruntuhan etis dalam keluarga kerajaan, terutama melalui respons pasif Raja Daud. Penelitian ini menyimpulkan bahwa narasi Tamar memanggil gereja masa kini untuk mengembangkan komitmen etis-teologis yang mengutamakan perlindungan penyintas, akuntabilitas pelaku, dan pemulihan korban di atas reputasi institusi.

Referensi

A, Berlin, Brettler M, and Fishbane M. The Jewish Study Bible: Jewish Publication Society Tanakh Translation. Oxford University Press, 2004.

Auld, A. Graeme. I & II Samuel: A Commentary. 1st ed. The Old Testament Library. Louisville, Ky: Westminster John Knox Press, 2011.

Blankerbaker, Frances. Inti Alkitab Untuk Para Pemula. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.

Bromiley, G. W., J. I. Packer, V. Collins M.B. Dainton, H. A. Oppusungu, J. G. Baldwin, J. A. Motyer, J. W. Wenham, and Meredith G. Kline. Tafsiran Alkitab Masa Kini 1: Kejadian-Ester: Berdasarkan Fakta-Fakta Sejarah Ilmiah dan Alkitabiah. London: Inter-Varsity Press, 1976. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, n.d.

Chrisholm Jr., Robert B. Teach The Text Commentary Series: 1 and 2 Samuel. Grandrapids: Baker Books, 2013.

Council, BCP. Child Grooming. n.d. https://www.bcpcouncil.gov.uk/children-young-people-and-families/childrens-first-response-hub-for-child-abuse-or-neglect-concerns/child-grooming.

E, Fuchs. Sexual Politics in the Biblical Narrative: Reading the Hebrew Biblie as A Woman. Sheffield Academic Press, 2003.

Faturahmah, Elsa. “Siaran Pers Komnas Perempuan Menyoroti Praktik Child Grooming sebagai Kekerasan Berbasis Gender dalam Relasi Kuasa.” January 6, 2026. https://komnasperempuan.go.id/siaran-pers-detail/siaran-pers-komnas-perempuan-menyoroti-praktik-child-grooming-sebagai-kekerasan-berbasis-gender-dalam-relasi-kuasa.

Gnanadason, Aruna, Musimbi Kanyoro, and Lucia Ann McSpadden. Women, Violence and Non Violent Change. Geneva, 1996.

J, Barry. Gender Violence in Late Antiquity: Male Fantasies and the Christian Imagination. University of California Press, 2025.

P, Trible. Texts of Terror Literary-Feminist Readings of Biblical Narratives. 1984, 1–128.

Ruether, Rosemary Radforf. Women-Church: Theology and Practice of Liturgical Communities. Harper and Row Publisher, 1985.

Unduhan

Abstract views: 11 times | Downloaded: 73 times

Diterbitkan

2026-08-26

Terbitan

Bagian

Articles