YESUS, TUBUH PEREMPUAN, DAN FALSAFAH ELEK MARBORU

Pembacaan Hermeneutik Feminis terhadap Markus 5:25–34

Penulis

  • Serepina Yoshika Hasibuan Mahasiswa Pascasarjana IAKN Manado Author
  • Setiaman Larosa Universitas Negeri Medan Author

Kata Kunci:

Hermeneutika Feminis; , Elek Marboru; , Markus 5:25–34

Abstrak

Artikel ini menafsirkan Markus 5:25–34 dengan menggunakan pendekatan hermeneutika feminis kontekstual lalu mendialogkannya dengan nilai adat Batak elek marboru. Umumnya, kajian feminis atas teks ini menekankan pengalaman marginalisasi tubuh perempuan dan kritik terhadap struktur sosial patriarkal, tetapi tidak mengaitkannya dengan kearifan lokal sebagai konteks pembaca Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode hermeneutika feminis dengan analisis historis-sosial teks Markus, dilanjutkan dengan dialog kontekstual antara tindakan Yesus dan etika relasional elek marboru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap Yesus terhadap perempuan yang mengalami pendarahan yakni tidak menghardik, memberi ruang bicara, dan memulihkan martabatnya secara publik, mencerminkan etika relasional yang sejalan dengan prinsip elek marboru, yang menekankan kelembutan, empati, dan penghormatan terhadap perempuan. Pemulihan yang dilakukan Yesus tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga sosial dan simbolik. Hal ini karena perempuan tersebut dipulihkan dari stigma kenajisan dan dikembalikan ke dalam komunitas. Temuan ini menegaskan bahwa hermeneutika feminis dapat dibaca secara konstruktif dan kontekstual tanpa menegasikan otoritas teks Alkitab, serta membuka ruang bagi dialog antara Injil dan budaya lokal. Dengan demikian, artikel ini berkontribusi pada pengembangan teologi Indonesia yang relasional dan berakar pada kearifan lokal.

Referensi

Ambarita, Sandora, Celine Nababan, Lovina Sinambela, and Eleven Sihotang. “Mengapa Aku Dijauhkan ? Jeritan Hati Orang dengan HIV Aids ( ODHA ): Upaya Tafsir Sosioretorik terhadap Markus 5 : 25 - 34.” Jurnal Diakonia 5, no. 2 (2025): 76–89.

Astria, Dian, Puspa Ningrum, Bymmas Subangga, dan Fikri Mahzumi. “Patriarchy in Text and Context : A Synthesis of Paul Ricoeur ’ S Hermeneutics and Mansour Fakih ’ S Structural Analysis.” Journal of Islamic Thought and Philosophy (JITP) 4, no. 1 (2025): 1–22.

Fiorenza, Elisabeth S. Wisdom Way: Introducing Feminist Biblical Interpretation. New York: Orbis Books, 2001.

Fujiati, Danik. “Seksualitas Perempuan dalam Budaya Patriarki.” Muwazah 8, no. 1 (2016): 26–47.

Harianja, Rufer Firma, and Ajat Sudrajat. “The Local Wisdom of Batak Toba through the Philosophy of Dalihan Na Tolu in a Kinship Environment.” Budapest Institute (2020): 759–765.

Laholo, Dedi Bili. “Siapa yang Menjamah Aku ? Menafsir Narasi Lukas 8 : 43 – 48 dengan Pendekatan Poskolonial Feminis.” Gema Teologika: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian 6, no. 2 (2021): 179–196.

Logo, Maria Magdalena Bire. “Mempertemukan Agama Lokal dan Kekristenan dalam Bingkai Kontekstualisasi dan Poskolonial” Jurnal Apostolos 2, no. 2 (2022): 102–117.

Mali, Mateus. “Women in The Gospel and in Moral Theology.” Gema Teologika: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian 6, no. 1 (2021): 17–34.

Malina, Bruce J., Richard L. Rohrbaugh. Social-Science Commentary on the Synoptic Gospels. Minneapolis: Fortress Press, 2003.

Manullang, Megawati. “Inkulturasi Dalihan Na Tolu Bentuk Misi Kristen di Tanah Batak.” Jurnal Teologi “Cultivation" 2, no. 1 (2018): 1–19.

Mila, Suryaningsi. “Perempuan, Tubuhnya dan Narasi Perkosaan dalam Ideologi Patriarki: Kajian Hermeneutik Feminis terhadap Narasi Perkosaan Tamar Dalam II Samuel 13:1-22.” Indonesia Journal of Theology 4, no. 1 (2016): 78–99.

Muhammad Patri Arifin. “Penafsiran Kontekstual Kesaksian Perempuan.” Musawa: Journal for Gender Study 9, no. 1 (2017): 105–128.

N Hutasoit, RJ Siagian. “Integrasi Dalihan Na Tolu ke dalam Pelayanan Gereja: Studi Teologi Kontekstual Budaya Batak.” Marsahala, no. 1 (2025).

Natar, Asnath N. dkk. Menyuarakan yang Tak Terdengar: Pemikiran, Agensi, dan Gerakan Perempuan di Balik Lembar Kitab Suci. Jakarta: UI Publishers, 2024.

Nuniary, Marthinus Nomasu, Mellisya Simon, Ishak Dipong, and Vira Sarimolle. “Patriarki yang Bertemu di Persimpangan : Relasi antara Budaya Lokal dan Agama dalam Membentuk Kuasa atas Perempuan.” Jurnal Teologi Trinity 1, no. 1 (2025): 44–63.

Pakpahan, Kadiman. BATAK PARIPURNA Perspektif : Beradat, Bertuhan, dan Bernegara. Yogyakarta: Penerbit Karya Bakti Makmur, 2026.

Pardosi, Subriyanto dan Milton Thorman. “Analisis Eksegesis Kata Dunamin dalam Markus 6 : 5 Dikaitkan dengan Pelayanan Yesus dan Pertumbuhan Iman.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (Jireh) 7, no. 1 (2025): 217–226.

Parimpasa, Samuel, Romelus Blegur, Yohanis Kotte, and Hari Wahyudi. “Persoalan Hermeneutis Tentang Konsep Allah Kaum Feminis Berdasarkan Perspektif Teologi Injili.” Missio Ecclesiae 13, no. 2 (2024): 96–108.

Putrawan, Bobby Kurnia. “Perempuan dan Kepemimpinan Gereja : Suatu Dialog Perspektif Hermeneutika Feminis.” Kurios 6, no. 1 (2020): 114–126.

Rahmawati, Rahmawati, Arwin Tannuary, Herman Herman, and Arisdani Elman Situmorang. “Functional Grammar Study: Analyzing the Batak Proverb ‘Dalihan Natolu’ from the Perspective of Systemic Functional Grammar.” Indonesian EFL Journal 11, no. 2 (2025): 159–170.

Ratela, Lia, Denny Tarumingi dan Mieke Sendow. “Healing Ministry dalam Perspektif Teologi Pembebasan bagi Perempuan.” Jurnal Teologi Muntep 1, no. 1 (2025): 1–26.

Raulina, Raulina. “‘Tersungkurlah Ia Memohon pada Yesus’: Kritik Naratif Markus 5:21-24, 35-43 dalam Perspektif Tanggung Jawab Seorang Ayah.” Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 9, no. 1 (2024): 23–40.

Saragih, Erman Sepniagus. “Theological Reinterpretation of Stereotypes of Woman as Parboru in Tolu Sahundulan Lima Saodoran Kinship System.” Indonesian Journal of Theology 12, no. 1 (2024): 96–124.

Septiani, Anggi Mariana. “Peran Iman dalam Kesembuhan Ilahi: Studi Eksegesis terhadap Markus 5:25-34.” Sekolah Tinggi Teologi Satyabhakti Malang, 2023.

Setiawan, Iwan, Yulia Vriska, and Chresty Thessy. “Kajian Teologis terhadap Status Perempuan dalam Perjanjian Baru.” Missio Ecclesiae ISSN 10, no. 2 (2021): 155–168.

Simangunsong, Amran. “Dalihan Natolu: Towards Gender Equity in the Batak Society.” Academic Journal of Asia Region june, no. 1 (2022): 14–28.

Sinaga, Agus Parasian. Anak Ni Raja & Boru Ni Raja : Upaya Membangun Kesetaraan Gender dalam Perspektif Budaya Batak. Indramayu: Penerbit Adab, 2025.

———. Anak Ni Raja & Boru Ni Raja : Upaya Membangun Kesetaraan Gender dalam Perspektif Budaya Batak Toba. Indramayu: Penerbit Adab, 2025.

Sipahutar, Roy Charly H P, Rinto Tampubolon, and Andar Gunawan Pasaribu. “Ekofeminisme Batak Toba : Pembacaan Lintas Tekstual Kejadian 1 dan Kosmologi Si Boru Deang Parujar.” Kurios: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 9, no. 3 (2023): 715–729.

Siregar, Arjuna Junifer, dkk. “Internationalization of Ethical Values in Toba Batak Ceremonies: An Anthroplinguistic Perspective.” Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra 4, no. November (2025): 1905–1920.

Sugianto, Edy. “Journal of Theology and Christian Education.” Quaerens: Jurnal of Theology and Christian Education 1, no. 2 (2019): 184–209.

Tan, Susy. “Pemulihan Relasi Sosial dalam Narasi ‘Anak yang Hilang’ (Lukas 15 : 11 – 32) Sebagai Paradigma Keadilan Restoratif Bagi Diversi Anak Di Indonesia.” Jurnal Locus : Penelitian & Pengabdian 5, no. 2 (2026): 864–873.

Tumiwa, Evi S E, and Nathania Nesa. “Kajian Historis Peran Perempuan Dalam Pelayanan Di Tengah Tradisi Abad Satu.” Educatio Christi 6, no. 1 (2025): 133–144.

Valdo, Mikha, Tonggo Tambunan, and Yulia Fanissah Sihotang. “Budaya Patriarki dalam Suku Batak Toba terhadap Hak dan Kedudukan , Tradisi , Peran, Gender dan Perubahan Sosial.” Literasi Bahasa dan Sastra Journal 2, no. 2 (2025): 75–86.

Wospakrik, Martha Maria. “Perempuan dalam Teologi Kristen: Perspektif Teologi Feminis.” Murai : Jurnal Papua Teologi Kontekstual 6, no. 2 (2025): 159–166.

Unduhan

Abstract views: 4 times | Downloaded: 17 times

Diterbitkan

2026-08-27

Terbitan

Bagian

Articles