MENGAYOMI FEMALE BREADWINNERS
Kritik Naratif terhadap Rut 2:1-23
Kata Kunci:
Boas dan Rut, Perempuan Pencari Nafkah, Pekerja Perempuan, Kritik NaratifAbstrak
Artikel ini bertujuan untuk membahas usaha dan kontribusi gereja dalam rangka mendukung dan melindungi female breadwinners dari berbagai tantangan di tempat kerja. Female breadwinners tidak hanya bergumul tentang peran ganda tetapi juga berhadapan dengan diskriminasi karena perbedaan kompetensi dengan laki-laki. Mereka juga berhadapan dengan risiko dan ancaman kekerasan dan pelecehan seksual di tempat kerja. Menyikapi masalah ini, saya menganalisis kisah Boas dan Rut dalam kitab Rut 2:1-23. Analisis teks ini menggunakan kritik naratif. Pengalaman Rut memungut jelai gandum di ladang Boas menunjukkan situasi yang kontras dengan pengalaman female breadwinners saat ini. Sekalipun Rut adalah seorang janda, orang asing, dan miskin, dia tidak mengalami diskriminasi. Boas mengintervensi para pekerjanya sehingga tidak ada yang mengganggu Rut dan ia dapat memungut jelai gandum dengan tenang. Boas melindungi Rut dengan melarang mereka menyentuh (naga), mengganggu (kalam), dan bersikap kasar (gaar) pada Rut. Sikap ini menunjukkan bahwa Boas melindungi Rut dan mencegahnya didiskriminasi. Boas membantu Rut melaksanakan pekerjaannya. Dia meminta para pekerjanya supaya sengaja menjatuhkan jelai gandum sehingga Rut dapat memungutnya. Boas mengajak Rut agar ikut makan bersama dengan para pekerjanya. Sikap dan tindakan ini menunjukkan bahwa Boas mendukung Rut sehingga ia dapat mengumpulkan lebih banyak jelai gandum. Sikap boas menjadi refleksi bagi gereja masa kini agar mengayomi female breadwinners di tempat kerja dan mendorong terciptanya budaya kerja yang berempati dan mendukung mereka.
Referensi
Badan Pusat Statistik. 2025. “Female Breadwinners : Fenomena Perempuan Sebagai Pencari Nafkah Utama Keluarga.” Vol. 2. Jakarta.
“Bible Works.” 2015.
Carelock, Heath, Darren Hinds, Sabina Lewis, David Hoffman, and Meghaan Lurtz. 2022. “Female Breadwinners, Money and Shame: How Financial Planners Can Help.” Journal of Financial Therapy 13, no. 2: 61–77. https://psycnet.apa.org/doi/10.4148/1944-9771.1314.
Christiawan, Johan, and Firman Panjaitan. 2025. “Kepedulian Sosial Kepada Orang Miskin: Tafsir Rut 2:1-23 Dan Implikasinya Bagi Gereja.” Sabda 6, no. 2: 244–61. https://doi.org/10.55097/sabda.v6i2.254.
Evans, Mary J. 2017. Judges and Ruth. Downers Grove: InterVarsity Press.
Ferrari, Giulia, Anne Solaz, and Agnese Vitali. 2024. “Are Female-Breadwinner Couples Always Less Stable? Evidence from French Administrative Data.” European Journal of Population 40, no. 21: 1–29. https://doi.org/10.1007/s10680-024-09705-7.
Foster, Gigi, and Leslie S. Stratton. 2018. “Does Female Breadwinning Make Partnerships Less Healthy or Less Stable?” 11938. Bonn.
Ginting, Miranda Br. 2024. “Kajian Teologi ‘Penebusan’ Dalam Kitab Rut Dan Implikasinya Pada Masa Kini.” Jurnal Arrabona 7, no. 1: 57–70. https://doi.org/10.57058/juar.v7i1.100.
Hastasari, Chatia. 2019. “Communication Pattern Between Female Breadwinners and Their Children.” Informasi 49, no. 1: 1–10. https://doi.org/10.21831/informasi.v49i1.25432.
Hawk, L. Daniel. 2015. Ruth. Downers Groove, Illinois: InterVarsity Press.
Humas Kemenkumham Papua. 2026. “Bersinergi : Kanwil Kemenkum Papua & Klasis GKI Port Numbay Gerak Cepat Garap Pos Bantuan Hukum Di Seluruh Jemaat Wilayah I Kota Jayapura – Akses Hukum Merata Untuk Semua.” Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Papua. 2026. https://papua.kemenkum.go.id/berita-utama/bersinergi-kanwil-kemenkum-papua-klasis-gki-port-numbay-gerak-cepat-garap-pos-bantuan-hukum-di-seluruh-jemaat-wilayah-i-kota-jayapura-akses-hukum-merata-untuk-semua.
International Labour Organization. 2022. “Experiences of Violence and Harassment at Work: A Global First Survey.” https://doi.org/10.54394/IOAX8567 .
Jurczyk, Karin, Birgit Jentsch, Julia Sailer, and Michaela Schier. 2019. “Female-Breadwinner Families in Germany: New Gender Roles?” Journal of Family Issues 40, no. 13: 1731–54.
Khalik, Rosihan, and Yossi Permata Sari. 2024. “Women’s Double Burden: Environmental Responsibility and Gender Inequality.” Journal of Sumatra Sociological Indicators 3, no. 2: 318–24. https://doi.org/10.32734/jssi.v3i2.18718.
Lestari, Katharina Reny. 2023. “Protokol Perlindungan Anak Dan Dewasa Rentan Keuskupan Agung Jakarta (PPADR KAJ): Menuju Zero Tolerance.” HidupKatolik.Com. 2023. https://www.hidupkatolik.com/2023/04/11/68718/protokol-perlindungan-anak-dan-dewasa-rentan-keuskupan-agung-jakarta-ppadr-kaj-menuju-zero-tolerance.php.
Schripper, Jeremy. 2016. Ruth: A New Translation with Introduction and Commentary. New Haven & London: Yale University Press.
Spiliopoulou, Ashleigh, and Gemma L. Witcomb. 2023. “An Exploratory Investigation Into Women’s Experience of Sexual Harassment in the Workplace.” Violence Against Women 29, no. 9: 1853–73. https://doi.org/10.1177/10778012221114921.
Sugihyono. 2023. “Conglomerate Marriage and Destitute Widow: A Narrative Study of Boaz and Ruth’s Love Story in Book of Ruth Chapters 1-4.” Devotion 4, no. 4: 915–22. https://doi.org/10.36418/devotion.v4i4.452.
Susanto, Herry. 2018. “Implikasi Hermeneutis Membaca Injil-Injil Kanonik Sebagai Tulisan Biografi Yunani-Romawi.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat 2, no. 2: 75–86. https://doi.org/10.46445/ejti.v2i2.110.
Tarmedi, Petrus Alexander Didi. 2013. “Analisis Naratif: Sebuah Metode Hermeneutika Kristiani Kitab Suci.” MELINTAS 29, no. 3: 331–60. https://doi.org/10.26593/mel.v29i3.902.331-360.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jefri Andri Saputra (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



