KEBIJAKAN PLAGIARISME

SOPHIA: Indonesian Journal of Feminist Studies menerapkan kebijakan nol toleransi terhadap plagiarisme. Plagiarisme dipahami sebagai pengambilan ide, proses, hasil, atau kata-kata pihak lain tanpa memberikan pengakuan yang layak.

Naskah yang dikirimkan harus bersifat orisinal, belum pernah dipublikasikan, dan tidak sedang dipertimbangkan oleh jurnal lain. Setiap kutipan langsung wajib dibedakan secara jelas dari teks asli melalui indentasi, tanda kutip, dan pencantuman sumber. Penggunaan teks atau materi visual yang melebihi batas kewajaran (lebih dari dua kalimat atau setara) harus disertai izin pemegang hak cipta dan pengakuan sumber.

Seluruh naskah akan diperiksa menggunakan Turnitin Originality Check. Keputusan editorial didasarkan pada hasil pemeriksaan sebagai berikut:

  1. Similarity Index > 40%: naskah ditolak dan tidak dapat diajukan kembali.

  2. Similarity Index 15–40%: naskah dikembalikan kepada penulis untuk revisi.

  3. Similarity Index < 15%: naskah dapat dilanjutkan ke proses review, dengan catatan perbaikan sitasi tetap diperlukan.

Dalam kasus revisi, penulis wajib memperbaiki sitasi dan melakukan parafrase secara memadai. Ketentuan ini juga berlaku untuk penggunaan kembali karya penulis sendiri (self-plagiarism); setiap bagian yang diambil dari publikasi sebelumnya harus diidentifikasi dan dirujuk dengan jelas.

Penyalahgunaan AI Generatif
Penggunaan AI generatif yang tidak etis atau tidak bertanggung jawab, yang terindikasi melalui pembacaan dan penilaian editor (misalnya penggantian proses akademik penulis, fabrikasi referensi, atau ketidakkonsistenan argumentasi), akan menyebabkan penolakan langsung terhadap naskah tanpa melalui proses review.